Selasa, 01 November 2011

Kuliner Indonesia

Apa makanan indonesia favorit kamu yang bisa di santap pagi , siang ataupun malam hari ??
Mungkin ga cuma satu ya … tapi yang namanya Soto pasti enak deh buat di makan kapan aja … Walaupun ada yang ga setuju kalau soto di makan pas pagi hari tapi ada aja tuh tukang soto yang uda beres – beres gerobaknya dan nongkrongin di depan sekolah atau di deket perkantoran.
Soto merupakan hidangan yang terkenal di Indonesia. Soto sendiri sudah kita kenal dengan makanan tradisional dari berbagai daerah, karena hampir di setiap daerah memiliki makanan yang disebut “soto”. Soto itu sendiri memiliki berbagai macam keunikan rasa. Untuk mengetahui ciri khas dari soto itu sendiri dari setiap daerah menggunakan nama kota atau daerahnya pada makanan ini, misalnya : soto lamongan, soto madura, soto kudus, soto semarang, soto bandung, dll.
Nah ini sedikit tentang sejarah soto.
Menurut Dennys Lombard, dalam bukunya Nusa Jawa: Silang Budaya, asal mula Soto adalah makanan Cina bernama Caudo, pertama kali populer di wilayah Semarang. Dari Caudo lambat laun menjadi Soto, orang Makassar menyebutnya Coto, dan orang Pekalongan menyebutnya Tauto bahkan beberapa tempat ada yang menyebutnya Sauto.
Soto juga merupakan campuran dari berbagai tradisi, baik dari tradisi cina maupun tradisi lokal yang mana bumbu dari soto tersebut di sesuaikan dengan lidah orang indonesia sehingga soto masih menjadi primadona makanan sampai sekarang. Isi dari soto identik dengan mie atau soun, daging ayam / daging sapi / daging kerbau, menggunakan perasan jeruk limau, bawang goreng, koya, dan tidak lupa manambahkan nasi.
Jangan ngaku orang Indonesia kalau belum pernah makan yang namanya soto. Ini beberapa macam soto yang sering anda jumpai. Taukah anda asal dan perbedaannya ?


> Soto Betawi, soti asli Jakarta ini menggunakan kuah santan yang membuatnya gurih dan biasanya menggunakan daging sapi ditemani tomat dan taburan emping melinjo.


> Soto Banjar, soto dengan kuah bening ini biasa berisi soun dan suwiran daging ayam. Telur dan perkedel pun juga melengkapi kenikmatan soto ini.

> Soto Kudus, jenis soto yang berasal dari kota Kudus, Jawa Tengah ini biasa disajikan di mangkuk porcelain Cina yang mini dan langsung dicampur dengan nasi. Di dalamnya terdapat suwiran ayam, irisan kol, tauge, suwiran ayam dan potongan daging kerbau tipis. Sesuai dengan pesanan pelanggan soto ini juga bisa di temani dengan sate telur pindang dan otak ayam.


> Soto Medan biasanya menggunakan kuah santan dan dapat berisi daging ayam maupun daging babi. \ Perkedel dan sambal ulek siap menemani hidangan soto khas kota Medan ini.


> Coto Makassar ini terbuat dari rebusan jeroan (isi perut) daging sapi yang direbus dalam waktu lama dan berisi daging sapi yang di iris – iris. Soto ini biasa disantap dengan ketupat dan "burasa" (lontong bersantan)


> Soto tangkar biasa di masak dengan santan dan campuran berbagai jeroan sapi seperti babat, kikil, urat, ataupun dagingnya sendiri. Tak lupa irisan tomat dan taburan bawang goreng yang menambah cita rasa soto ini.

> Soto Bogor ini cukup komplit, dengan kuah bening dan irisan daging sapi. Soto ini biasa di hidangkan bersama mi kuning, potongan risol, irisan kentang dan kol.
Nah ini beberapa dari jenis soto nusantara kita. Dengan isi beragam dan kuah berbeda soto tetap menjadi makanan favorit masyarakat Indonesia. Lalu mana yang menjadi soto favoritmu ?
(sumber : http://lapar.com/makanplus/laparkulinerindonesia-asal-usul-soto)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar